TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

Terbang Tinggi di Langit Kutuh: Sensasi Paralayang di Atas Laut Biru Bali Selatan

👤 Ngurah Ambara | InfoDewataNews    🕒 Kamis, November 13, 2025
Gambar Utama

Ket Foto: Wisatawan menikmati sensasi paralayang di kawasan Sport Tourism Krida Mandala I Ketut Lotri, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung. Spot ini menjadi favorit wisatawan mancanegara untuk merasakan terbang di atas panorama laut biru Bali. (Foto Ambara / InfoDewataNews)

INFODEWATANEWS.COM, BADUNG – Pernah bayangin gimana rasanya melayang di udara, dengan angin laut menerpa wajah dan pemandangan biru membentang sejauh mata memandang? Yup, itulah sensasi luar biasa yang bisa kamu rasain kalau mampir ke Kawasan Sport Tourism Krida Mandala I Ketut Lotri, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung. Tempat ini lagi naik daun banget, terutama di kalangan pencinta wisata adrenalin dan fotografi ekstrem.

Menyaksikan keindahan laut dari ketinggian kini bukan lagi sekadar impian. Di kawasan Sport Tourism Krida Mandala I Ketut Lotri, atau yang lebih dikenal dengan Bukit Timbis Paragliding, sensasi terbang dengan paralayang sambil menikmati panorama biru laut Bali bisa dirasakan langsung oleh siapa pun yang ingin mencoba pengalaman baru penuh adrenalin dan keindahan.

Belakangan ini, lokasi paralayang di Desa Kutuh menjadi salah satu spot wisata yang paling diminati wisatawan, terutama dari mancanegara seperti Tiongkok, Korea, dan Eropa. Pemandangan alam yang menakjubkan, ditambah fasilitas yang semakin lengkap, menjadikan kawasan ini sebagai destinasi unggulan sport tourism di Bali bagian selatan.

Untuk bisa masuk ke area wisata Timbis Paragliding, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp20.000 per orang, sementara biaya parkir mobil cukup terjangkau, hanya Rp5.000. Dari area parkir, pengunjung bisa langsung berjalan menuju spot landasan paralayang yang menghadap langsung ke samudra luas — pemandangan yang langsung membuat siapa pun terpesona sejak langkah pertama.

Dari ketinggian Bukit Kutuh, panorama terbentang begitu megah. Garis pantai terlihat jelas, dengan deburan ombak yang berpadu indah bersama semilir angin laut. Saat cuaca cerah, kamu bahkan bisa melihat siluet Pantai Pandawa, Melasti, hingga Gunung Payung dari kejauhan.

Bagi yang belum pernah mencoba paralayang, tidak perlu khawatir. Di kawasan ini tersedia layanan tandem flight bersama pilot profesional yang sudah bersertifikat dan berpengalaman. Dengan perlengkapan keselamatan lengkap, pengunjung bisa terbang dengan nyaman dan aman, menikmati setiap detik melayang di langit biru Bali.

Selain menantang adrenalin, spot ini juga menjadi surga bagi pecinta fotografi. Banyak wisatawan memanfaatkan momen saat take off atau landing untuk mengabadikan momen dengan latar belakang langit cerah dan laut membentang — hasil fotonya dijamin estetik dan siap menghiasi feed media sosial kamu.

Keberadaan sport tourism seperti Timbis Paragliding juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. Warga setempat turut berperan aktif dalam pengelolaan area, penyediaan fasilitas, hingga membuka usaha kecil di sekitar lokasi wisata. Dukungan ini menjadikan Desa Kutuh semakin dikenal sebagai desa wisata yang mandiri dan kreatif.

Dengan kombinasi antara keindahan alam, adrenalin, dan suasana yang menenangkan, Bukit Timbis Paragliding benar-benar menawarkan pengalaman tak terlupakan. Bagi yang ingin melihat Bali dari sudut pandang berbeda — dari langit terbuka dengan pemandangan laut tak berujung tempat ini wajib masuk dalam daftar perjalanan kamu berikutnya.

Angin lembut, birunya laut, dan pemandangan alam yang begitu luas menjadikan momen ini lebih dari sekadar aktivitas wisata ia menjadi kenangan yang meneguhkan bahwa Bali selalu punya cara istimewa untuk membuat setiap pengunjung jatuh cinta.

Percayalah, begitu mendarat, satu hal yang pasti kamu pikirkan adalah: “Kapan bisa terbang lagi

✍️ Penulis: Ngurah Ambara
📝 Editor: Redaksi InfoDewataNews


0Komentar

Copyright© - INFODEWATANEWS.COM . Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami