TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

Korban Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Ditemukan di Kedalaman 7 Meter

Redaksi InfoDewataNews |    🕒 Senin, April 27, 2026
Gambar Utama

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelam di kawasan Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan, Buleleng, Minggu (26/4/2026). Foto : Ist /InfoDewataNews 


INFODEWATANEWS.COM, BULELENG — Pencarian hari kedua terhadap Ardianan Wardana Putra (23), warga Sleman, Yogyakarta, yang dilaporkan tenggelam di kawasan Air Terjun Tembok Barak, akhirnya membuahkan hasil, Minggu (26/4/2026).

Korban ditemukan di objek wisata yang berlokasi di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif sejak pagi hari.

Dalam proses pencarian, tim SAR dibantu masyarakat setempat dengan memfokuskan penyisiran di sekitar pusaran air terjun. Sementara itu, tim darat melakukan pemantauan dari area atas untuk mendeteksi kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengungkapkan bahwa tim menemukan titik yang dicurigai berada di sebelah barat air terjun, mengarah ke tebing. Untuk memastikan, tim penyelam kemudian diturunkan ke lokasi tersebut.

“Setelah dilakukan penyelaman, pada pukul 09.00 Wita korban berhasil ditemukan di bawah permukaan air dengan kedalaman sekitar 6 hingga 7 meter,” jelasnya.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana berwarna hitam dan tidak ditemukan adanya luka benturan. Berdasarkan analisis tim, posisi korban mengalami pergeseran dari titik awal yang diperkirakan sekitar 2–3 meter ke arah selatan.

Setelah berhasil dievakuasi ke darat, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng menggunakan ambulans PMI Kabupaten Buleleng untuk penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya tengah beraktivitas mandi di kawasan air terjun. Namun, situasi berubah mencekam ketika korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus air hingga akhirnya tenggelam.

Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun kepanikan yang terjadi membuat korban tidak berhasil diselamatkan. Upaya pencarian yang dilakukan hingga malam hari oleh tim SAR gabungan saat itu belum membuahkan hasil.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Damkar Buleleng, BPBD Buleleng, PMI Buleleng, Polairud Buleleng, Polsek Sukasada, Samapta Polres Buleleng, TNI AL Pos Sangsit, Balawista Buleleng, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sambangan, Pokdarwis Aling-Aling Sambangan, Bhuana Bali Rescue, perangkat desa, serta masyarakat setempat dan rekan korban. (Abr /IDN). 

0Komentar

Copyright © 2025 - INFODEWATANEWS.COM . All Rights Reserved. Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami