TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

PKB 2025 Full Atraksi! Tari Legong, Genjek, Sampai Wayang Kulit Siap Guncang Denpasar Hari Ini

Redaksi InfoDewataNews |    ðŸ•’ Rabu, Juli 16, 2025
Gambar Utama


Acara  pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI Tahun 2025, di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Sabtu (21/6) yang dimeriahkan parade seni dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. (Foto: Infodewatanews.com)

INFODEWATANEWS.COM, DENPASAR — Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII tahun 2025 kembali menyuguhkan atraksi seni dan budaya Bali yang benar-benar memanjakan mata. Hari ini, Rabu, 16 Juli 2025, jadwal PKB dipenuhi dengan pertunjukan seni dari pagi hingga malam, dijamin membuat pengunjung betah seharian berada di Taman Budaya Art Centre Denpasar.

Sejak pagi pukul 10.00 WITA, Gedung Ksirarnawa sudah bergema dengan kegiatan Widyatula (Sarasehan) yang mengusung tema edukatif seputar kekayaan budaya Bali. Pengunjung disuguhkan tiga sesi menarik yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberi pencerahan tentang filosofi dan nilai luhur masyarakat Bali.

Sesi pertama menghadirkan Tradisi Lisan “Sipta dan Tetenger: Membaca Tanda-Tanda Alam”, yang mengulas kearifan lokal dalam memahami fenomena alam sebagai panduan hidup. Sesi kedua, Seni Lukis Gaya Deblog: Hitam Putih Perekam Tradisi Bali, memperlihatkan bagaimana gaya lukis klasik khas Bali mampu merekam dinamika kehidupan masyarakat dari masa ke masa. Sementara sesi ketiga, Seni Tari Legong Gaya Saba, menjadi sorotan utama dengan penampilan penari muda dari Gianyar yang menampilkan keanggunan, ketenangan, dan nilai filosofis mendalam di balik setiap gerakannya.

Memasuki siang hari pukul 14.00 WITA, suasana semakin semarak di Kalangan Angsoka dengan pementasan Genjek oleh Sanggar Seni Tri Datu, Desa Seraya Barat, Karangasem. Genjek, sebagai bentuk hiburan rakyat yang memadukan nyanyian akapela, humor, dan spontanitas, sukses mengundang tawa serta tepuk tangan meriah dari para penonton. Kemeriahan ini menjadi bukti bahwa seni tradisi rakyat masih mendapat tempat istimewa di hati masyarakat Bali.

Menjelang sore, tepat pukul 17.00 WITA, Kalangan Madya Mandala menjadi pusat perhatian dengan pertunjukan ikonik Tari Kecak. Sekaa Cak Panca Suara Santhi dari Desa Pakraman Bedulu, Gianyar, tampil memukau dengan paduan suara "cak-cak-cak" yang menggema dan gerak ritmis yang harmonis. Pertunjukan ini menggambarkan kisah klasik Ramayana dalam kemasan teatrikal yang penuh energi spiritual dan estetika.

Malam harinya, suasana semakin semarak dengan dua panggung pertunjukan utama yang digelar bersamaan. Di Depan Gedung Kriya, mulai pukul 20.00 WITA, tampil Utsawa (Parade) Wayang Kulit) oleh Pepadi Kota Denpasar. Lakon pewayangan yang diangkat kali ini sarat nilai moral dan kebijaksanaan hidup, memperlihatkan bahwa wayang bukan hanya hiburan, melainkan media pendidikan budaya yang penuh makna.

Sementara di Kalangan Ayodya, juga pada 20.00 WITA, penonton disuguhi Tabuh-Tabuh Klasik dan Tari Gaya Batubulan oleh Sanggar Adi Sentana Tegaltamu Batubulan, Sukawati, Gianyar. Dengan tabuhan gamelan yang megah dan tarian penuh pesona magis, penampilan ini menjadi penutup malam yang sempurna, menegaskan bahwa seni Bali bukan sekadar pertunjukan, melainkan wujud persembahan spiritual dan keindahan rasa.

Melalui deretan pertunjukan hari ini, PKB XLVII kembali menunjukkan perannya sebagai ruang ekspresi yang menyatukan seniman, budayawan, dan masyarakat dalam satu irama harmoni. Di tengah derasnya arus modernisasi, PKB menjadi benteng pelestarian identitas, tempat di mana tradisi tak hanya dipertahankan, tetapi juga dirayakan dengan kebanggaan.

Bagi masyarakat Bali dan wisatawan, Rabu, 16 Juli 2025, adalah hari yang layak dikenang—hari di mana seni, budaya, dan spiritualitas berpadu dalam kemegahan Pesta Kesenian Bali. Jadi, tunggu apa lagi? Hadiri langsung setiap panggung di Art Centre Denpasar dan nikmati keindahan autentik Bali yang tampil spektakuler hanya di PKB 2025!

🖋️ Penulis: Ngurah Ambara
✍️ Editor: Redaksi InfoDewataNews

0Komentar

Copyright © 2025 - INFODEWATANEWS.COM . All Rights Reserved. Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami