TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

Gubernur Wayan Koster Dukung Percepatan Program Pemenuhan Gizi Nasional di Bali

Redaksi InfoDewataNews |    ðŸ•’ Minggu, November 09, 2025
Gambar Utama

Gubernur Bali, Wayan Koster, saat menerima laporan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Tigor Pangaribuan, M.M., M.B.A., di Jayasabha, Denpasar, Jumat (7/11). Pertemuan membahas percepatan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Bali. Ist/InfoDewataNews 


INFODEWATANEWS.COM, DENPASAR  - Gubernur Bali, Wayan Koster menyambut baik Badan Gizi Nasional (BGN) menjalankan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Bali.

Gubernur Bali yang menerima laporan langsung dari Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Dr. Ir. Tigor Pangaribuan, M.M.,MBA., pada Jumat (Sukra Pon, Julungwangi) 7 Nopember 2025 di Jayasabha, bahwa Percepatan Program SPPG di Klungkung telah menunjukkan kemajuan dengan 4 dapur dalam pembangunan, 1 dalam survei, dan 110 dapur sudah beroperasional di Bali. 

"Dari target 1.049.967 penerima manfaat, baru tercapai 275.127 orang. Targetnya seluruh dapur beroperasi penuh pada Februari 2026," info Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN kepada Gubernur Koster, seraya menyampaikan terimakasih kehadapan Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini, karena SPPG di Bali sudah 30 persen berjalan.

Kehadiran SPPG diharapkan mampu mempercepat pencegahan KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan stunting melalui pola asuh 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD).

Mendengar hal itu, Gubernur Wayan Koster meminta kepada Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN agar selama pelaksanaan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Bali juga memikirkan cara antisipasi ketika terjadinya kekurangan bahan pangan.

Sehingga dalam pertemuan itu, Koster yang dikenal sebagai penggagas Ekonomi Kerthi Bali ini berharap agar Badan Gizi Nasional untuk meningkatan serapan pangan lokal dengan memanfaatkan sayur mayur, telor, ikan, ayam, hingga buah-buahan produk lokal Bali sebagai bahan utama dalam program ini.

"Hasil pertanian kita di Bali sangat cukup untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), jadi serapan pangan lokal Bali harus ditingkatkan dalam program ini," Ujar Gubernur Bali dan langsung mendapat sambutan positif dari Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan.

Dalam pertemuan tersebut, turut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala KPPG Denpasar dan Kasubag TU KPPG Denpasar, Koordinator Regional, Provinsi Bali, dan Koordinator Wilayah Kabupaten/Kota, Provinsi Bali.(RLS /IDN). 

0Komentar

Copyright © 2025 - INFODEWATANEWS.COM . All Rights Reserved. Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami