TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

Wali Kota Jaya Negara Ikuti Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih, Tegaskan Sinergi Lestarikan Adat dan Budaya

👤 Ngurah Ambara | InfoDewataNews    ðŸ•’ Minggu, November 16, 2025
Gambar Utama
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengikuti rangkaian prosesi Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih bersama jajaran terkait, Minggu (16/11). (Ist/InfoDewataNews)


INFODEWATANEWS.COM, Karangasem – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengikuti rangkaian prosesi Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih, pada Minggu (16/11). Kehadiran Jaya Negara sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemkot Denpasar terhadap pelestarian adat, budaya, serta upacara keagamaan sebagai roh kehidupan masyarakat Bali.

Prosesi Pemlasapsan dipuput oleh Ratu Peranda Gede Manu Singaraga Griya Sangkan Gunung, disaksikan langsung oleh Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha, Kadis Perkim Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa, Kabag Kesra Ida Bagus Alit Surya Antara, Kabag Prokopim Cokorda Gede Parta Sudarsana serta perwakilan OPD lain yang turut mendampingi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara ikut serta dalam beberapa tahapan penting, seperti Mundut dan Mepurwa Daksina Pralingga Ida Bhatara Sang Hyang Naga Taksaka, yang merupakan prosesi sakral bagi umat. Ida Bhatara Sang Hyang Naga Taksaka yang melinggih di Pura Pengubengan Besakih memiliki makna sebagai penjaga, penyeimbang, serta simbol kekuatan alam yang memberi perlindungan.

Wali Kota Jaya Negara menyambut baik terselenggaranya Karya Pemlasapsan Alit ini. Ia menilai bahwa upacara ini selaras dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam—bahwa seluruh umat manusia merupakan satu keluarga besar yang hendaknya hidup dalam harmoni. Menurutnya, kebersamaan antara Pemerintah Kota Denpasar, masyarakat, serta seluruh unsur adat dan spiritual menjadi kekuatan yang menjaga jati diri Bali sebagai daerah yang maju namun tetap berlandaskan budaya.

Renovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar di area luar serta Madya Pura Pengubengan Besakih juga menjadi bagian penting dari persiapan karya. Pembenahan tersebut meliputi Pelinggih Meru Tumpang Solas, sejumlah pelinggih lainnya, serta fasilitas penunjang pura seperti perantenan, pesandekan, dan toilet untuk memberikan kenyamanan bagi pemedek dan masyarakat luas.

Jaya Negara menegaskan bahwa karya ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam menjaga warisan leluhur. Semangat ngayah, kebersamaan, dan ketulusan masyarakat menjadi kekuatan yang membuat penyelenggaraan karya berjalan lancar.

“Terselenggaranya Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih ini dengan penuh kebersamaan dan rasa tulus ikhlas masyarakat yang melaksanakannya, semoga dapat memberi kerahayuan sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ujarnya.

Sementara itu, Pemucuk Pemangku Pura Pengubengan Besakih, Jro Mangku Nyoman Artawan, menjelaskan bahwa karya ini merupakan rangkaian pasca renovasi area pura. Renovasi dimulai pada 5 Mei 2025 dan selesai pada 17 Oktober 2025. Ia juga menyampaikan bahwa pada Juli 2027 mendatang direncanakan akan dilaksanakan Upacara Ngenteg Linggih Nubung Pedagingan, sebagai lanjutan prosesi besar di pura ini.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Denpasar atas dukungan dan bantuan renovasi yang memberi manfaat langsung bagi aktivitas keagamaan masyarakat. “Semoga memberikan kebermanfaatan tidak hanya bagi umat kami di sini, tetapi juga bagi umat se-Dharma di Bali dan khususnya Kota Denpasar,” harapnya.

Dengan terlaksananya Karya Pemlasapsan Alit ini, masyarakat berharap pura dapat menjadi pusat spiritual yang semakin kuat, teduh, dan memberi keselamatan bagi seluruh umat.(RLS/IDN)

Editor : Ngurah Ambara /InfoDewataNews 

0Komentar

Copyright© - INFODEWATANEWS.COM . Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami