TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

Duka di Sungai Yeh Aye: Operasi SAR Hari Kedua, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Redaksi InfoDewataNews |    ðŸ•’ Kamis, April 09, 2026
Gambar Utama

Tim SAR gabungan bersama aparat dan warga mengevakuasi jenazah korban terseret arus Sungai Yeh Aye di Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Rabu (8/4/2026). Korban ditemukan pada hari kedua pencarian setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di sungai. Foto : Ist. 


INFODEWATANEWS.COM, BULELENG – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki bernama Vikram Abinawa (6) yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026), setelah upaya pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.

Kejadian nahas tersebut bermula pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 17.25 WITA. Saat itu, dua orang diketahui terseret arus deras Sungai Yeh Aye ketika sedang mandi. Arus yang cukup kuat membuat keduanya tidak mampu menyelamatkan diri.

Informasi awal mengenai kejadian ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.50 WITA dari seorang pelapor bernama Adi Sudarma. Berdasarkan laporan tersebut, diketahui salah satu korban bernama Vikram Abinawa, warga Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Tamblang, dinyatakan hilang.

Sementara itu, satu korban lainnya berhasil ditemukan lebih dahulu oleh masyarakat setempat pada malam harinya sekitar pukul 19.05 WITA di pinggiran sungai. Korban tersebut langsung dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polsek Kubutambahan, perangkat Desa Tamblang, serta masyarakat setempat. Pada pukul 18.10 WITA, tim rescue dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng yang terdiri dari lima personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Upaya pencarian sempat dilakukan pada malam hari dengan melibatkan tim SAR gabungan bersama warga dan keluarga korban. Namun, proses penyisiran terkendala oleh minimnya jarak pandang sehingga hasil pencarian belum membuahkan hasil hingga malam hari.

Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Rabu (8/4/2026). Sejak pagi hari, delapan personel dari Pos SAR Buleleng kembali dikerahkan ke lokasi untuk melanjutkan pencarian.

Tak berselang lama, sekitar pukul 07.00 WITA, masyarakat setempat yang turut membantu pencarian melihat keberadaan korban. Pada pukul 07.30 WITA, jasad Vikram akhirnya berhasil dievakuasi.

Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di sekitar pintu air Bendungan Tamblang, dengan jarak kurang lebih 2,16 kilometer ke arah barat laut dari lokasi awal korban terseret arus.

Setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan bersama warga, jenazah korban kemudian dibawa menuju rumah duka menggunakan Rescue Car Basarnas.

Selama pelaksanaan operasi SAR, pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Rescuer Pos SAR Buleleng, Pol Airud Polres Buleleng, Polsek Kubutambahan, Pos TNI AL Sangsit, Koramil 1609/02 Kubutambahan, PMI Kabupaten Buleleng, BPBD Buleleng, Balawista, relawan, perangkat desa, Linmas, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika arus sedang deras, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari. (Abr /IDN).

0Komentar

Copyright © 2025 - INFODEWATANEWS.COM . All Rights Reserved. Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami