INFODEWATANEWS.COM, GIANYAR – Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui proyek pemasangan peta desa di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan media informasi yang informatif, edukatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.
Peta desa yang dipasang menampilkan gambaran wilayah secara menyeluruh, meliputi batas administrasi desa, jaringan jalan, serta berbagai sarana dan fasilitas umum. Tidak hanya itu, peta ini juga memuat sejumlah potensi wisata unggulan yang dimiliki Desa Kemenuh, seperti Air Terjun Tegenungan, Air Terjun Sumampan, hingga berbagai destinasi rekreasi lainnya yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Koordinator Desa, I Komang Aldi Tresna Yuda, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan peta desa mampu menyajikan informasi yang jelas, terstruktur, dan mudah diakses oleh semua kalangan.
“Peta ini sangat membantu masyarakat untuk lebih mengenal wilayahnya sendiri, sekaligus memudahkan wisatawan dalam menemukan lokasi-lokasi penting di Desa Kemenuh,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa selain sebagai sarana informasi, peta tersebut berpotensi menjadi media edukasi sekaligus alat promosi yang efektif dalam memperkenalkan berbagai potensi desa kepada publik.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari pemerintah desa setempat. Perbekel Desa Kemenuh, I Dewa Nyoman Neka, S.H., berharap agar keberadaan peta desa ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa. Semoga peta desa ini tidak hanya menjadi penunjuk arah, tetapi juga mampu menjadi sarana promosi yang memperkenalkan potensi Desa Kemenuh kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi, pemasangan peta desa tidak hanya dilakukan di kantor desa, tetapi juga ditempatkan di beberapa titik strategis lainnya, yakni kawasan Air Terjun Tegenungan, Air Terjun Poh Gading, serta Tirta Penglukatan Ki Pagung Grigis. Penempatan ini diharapkan dapat memudahkan wisatawan dalam mengakses informasi secara langsung saat berada di lokasi wisata.
Melalui program pengabdian ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menunjukkan peran aktif dalam mendukung pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa berbasis potensi lokal. (Abr /IDN).

0Komentar