INFODEWATANEWS.COM, KARANGASEM – Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga besar Kadek Arta di Banjar Dinas Tihingan, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Senin (18/5/2026). Isak tangis keluarga terdengar saat kerabat dan warga sekitar datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya I Gede Dwi Pranata Sidemen (17).
Remaja tersebut sebelumnya dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus dan ombak besar saat berenang di objek wisata Pantai Pasir Putih atau Virgin Beach, Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, Minggu (17/5/2026).
Di rumah duka, ayah korban (Kadek Arta) tampak masih terpukul dan sulit menyembunyikan kesedihannya saat menceritakan detik-detik sebelum anaknya pergi bersama teman-temannya ke pantai.
Menurut penuturannya, sebelum kejadian korban awalnya dicari oleh sejumlah temannya yang datang ke rumah untuk mengajak berenang ke Pantai Pasir Putih.
“Awalnya dia dicari sama teman-temannya. Katanya mau diajak berenang ke Pasir Putih. Temannya cukup banyak, sekitar 12 orang datang ke rumah,” ujar ayah korban dengan nada lirih.
Ia mengatakan, saat itu korban berpamitan seperti biasa dan tidak menunjukkan firasat apapun. Keluarga pun tidak menyangka kepergian tersebut menjadi pertemuan terakhir bersama putra mereka.
“Tidak ada firasat apa-apa. Dia pergi seperti biasa saja. Kami benar-benar tidak menyangka akan jadi seperti ini,” ungkapnya sambil menahan tangis.
Sang ayah dengan tabah mencoba menerima musibah tersebut meski rasa kehilangan masih begitu mendalam. Menurutnya, sebagai orang tua tentu sangat berat menerima kenyataan harus kehilangan anak di usia muda.
“Sebagai orang tua tentu saya sangat sedih kehilangan anak. Tapi mungkin ini memang sudah jalannya dia,” ujarnya dengan suara bergetar.
Meski berusaha tegar di hadapan keluarga dan para pelayat yang datang, raut kesedihan tidak bisa disembunyikan dari wajahnya. Sesekali ia terdiam saat mengenang sosok anaknya yang dikenal penurut dan rajin membantu orang tua di rumah.
“Kalau sudah kehendak Tuhan, kami sebagai manusia tidak bisa menolak. Mungkin ini memang jalan hidupnya dan kami harus belajar ikhlas,” katanya lirih.
Di mata keluarga dan warga sekitar, I Gede Dwi Pranata Sidemen dikenal sebagai sosok remaja yang baik, sopan, dan mudah diatur. Korban disebut sering membantu pekerjaan rumah maupun aktivitas keluarga sehari-hari tanpa banyak mengeluh.
“Anaknya penurut sekali. Kalau disuruh pasti mau. Dia juga rajin bantu orang tua di rumah. Tidak pernah banyak tingkah, makanya kami sangat kehilangan,” tutur sang ayah.
Ucapan belasungkawa terus berdatangan dari warga sekitar yang mengenal korban sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Beberapa kerabat yang datang ke rumah duka tampak berusaha menguatkan keluarga korban yang masih larut dalam kesedihan.
Sebelumnya, peristiwa nahas tersebut sempat menghebohkan warga dan pengunjung Pantai Pasir Putih. Korban dilaporkan terseret arus dan ombak besar saat berenang bersama teman-temannya di kawasan pantai tersebut.
Momen evakuasi korban bahkan sempat terekam kamera warga dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video itu terlihat sejumlah warga bersama pengunjung pantai berupaya memberikan pertolongan pertama setelah korban berhasil dievakuasi dari laut menuju bibir pantai.
Beberapa orang tampak berusaha membantu menyadarkan korban sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban namun juga masyarakat sekitar. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai.
Kondisi ombak yang besar dan arus laut yang cukup kuat dapat membahayakan keselamatan pengunjung, terutama bagi yang berenang terlalu jauh dari bibir pantai atau kurang memahami kondisi perairan setempat.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mengikuti arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan saat berada di lokasi wisata pantai agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Abr /IDN).

0Komentar