INFODEWATANEWS.COM, DENPASAR – Grup musik pop/indie asal Bali, Aesthetic City Club, resmi merilis mini album (EP) perdana bertajuk ‘Kaleidoscope’ pada Jumat (28/8/2026).
EP tersebut menjadi langkah terbaru Aesthetic City Club setelah sebelumnya memperkenalkan diri melalui single debut “Zephyr Heart” yang dirilis pada awal Juli 2026.
Mengusung lima lagu, Kaleidoscope mempertegas karakter musikal Aesthetic City Club melalui perpaduan nuansa dream pop, disco, dan rock. Konsep tersebut dipadukan dengan sentuhan romantisme musik era 1990-an serta pendekatan produksi modern.
Lima lagu yang terdapat dalam EP Kaleidoscope yakni “Blossom”, “Zephyr Heart”, “Sweet Summer Dream”, “Tanda”, dan “Low Tides Reverie”.
Sebagai focus track, Aesthetic City Club memilih “Low Tides Reverie”. Lagu ini dinilai paling merepresentasikan karakter musik yang ingin dibangun grup tersebut dalam EP perdana mereka.
“Low Tides Reverie” menghadirkan vokal Nitya Putrini yang berpadu dengan permainan gitar Muhammad Rizky atau Kidz dan Laila. Aransemen semakin diperkuat permainan drum Jonathan Rizky (Jory) serta bas Rangga, menghasilkan atmosfer musik yang kontemplatif dan emosional.
Untuk produksi lagu tersebut, Muhammad Rizky dan Nitya Putrini terlibat sebagai penulis lagu, sementara Muhammad Rizky menjadi komposer. Lirik ditulis oleh Nitya Putrini dan Muhammad Rizky.
Proses rekaman dilakukan di D'Antoni Atmosphere, dengan mixing dan mastering ditangani Darius Oon.
Aesthetic City Club diperkuat oleh lima personel, yakni Nitya Putrini sebagai vokal, Muhammad Rizky atau Kidz dan Laila pada gitar, Rangga pada bas, serta Jonathan Rizky atau Jory pada drum.
Melalui Kaleidoscope, Aesthetic City Club ingin menghadirkan pengalaman bermusik yang menggabungkan nostalgia dengan karakter suara masa kini. Perpaduan tersebut menjadi identitas yang mereka tawarkan dalam perjalanan awalnya di skena musik Indonesia.
EP Kaleidoscope mulai dapat didengarkan secara penuh di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music, sejak 28 Agustus 2026.
Kehadiran EP perdana ini sekaligus menandai babak baru perjalanan Aesthetic City Club sebagai salah satu unit musik asal Bali yang membawa warna pop/indie dengan pendekatan musikal yang kaya dan penuh eksplorasi. (Abr /IDN).

0Komentar