INFODEWATANEWS.COM, GIANYAR – Kepedulian terhadap lingkungan terus didorong melalui berbagai kegiatan edukasi, termasuk di kalangan generasi muda. Layanan transportasi daring Maxim Gianyar bersama komunitas Jagatara Bali menggelar sosialisasi pengelolaan sampah secara gratis di SMK Negeri 1 Gianyar, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. Melalui kegiatan bertajuk “Gerakkan Sampahmu, Ciptakan Dampak”, para siswa diajak memahami pengelolaan sampah secara lebih bertanggung jawab serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Maxim Gianyar turut memberikan donasi berupa satu set tempat sampah dengan tiga sistem pemilahan untuk mendukung kebutuhan kebersihan di lingkungan sekolah.
Tidak hanya memberikan fasilitas, Maxim juga menghadirkan program promo berupa gratis ongkos kirim senilai Rp10.000 bagi 50 pelanggan pertama yang menggunakan layanan pengantaran sampah melalui aplikasi Maxim.
Head of Subdivision Maxim Gianyar, Santoso, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.
“Melalui kolaborasi bersama Jagatara dan SMKN 1 Gianyar, Maxim ingin turut membangun kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Kami percaya perubahan besar berawal dari tindakan kecil yang konsisten,” ujar Santoso.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong siswa menjadi bagian dari perubahan positif, baik di lingkungan sekolah maupun di keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Chief Financial Officer Jagatara Bali, Ni Putu Aristhia Dewi, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan bersama Maxim Gianyar dan SMKN 1 Gianyar.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi siswa untuk memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.
“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Maxim Gianyar sebagai ruang edukasi yang menyenangkan bagi siswa untuk memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya,” ungkapnya.
Ia berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat menjadi kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, mulai dari mengurangi sampah hingga memastikan sampah ditangani dengan tepat.
Plt. Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Gianyar, I Putu Puspayana, juga menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara dunia industri, komunitas dan lembaga pendidikan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Maxim dan Jagatara Bali. Sosialisasi ini mengajarkan siswa langkah nyata dalam memilah dan mengelola sampah secara bertanggung jawab,” katanya.
Menurut Puspayana, kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya penerapan pengolahan sampah berbasis sumber yang tengah didorong di Bali.
Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Maxim, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih. Berbagai kegiatan edukasi dan aksi kebersihan lingkungan juga telah dilakukan Maxim di sejumlah daerah di Indonesia.
Melalui kolaborasi bersama Jagatara Bali dan SMKN 1 Gianyar, Maxim berharap edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat memberikan dampak yang lebih luas dan mendorong masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. (Abr /IDN).

0Komentar