TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

WNA Polandia Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus di Pantai Tembles Jembrana

Redaksi InfoDewataNews |    ðŸ•’ Sabtu, September 05, 2026
Gambar Utama

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah WNA asal Polandia yang ditemukan terdampar di Pantai Yeh Kuning, Jembrana, setelah sebelumnya diduga terseret arus di Pantai Tembles, Selasa (2/9/2026). Ist


INFODEWATANEWS.COM, JEMBRANA — Operasi SAR terhadap seorang wisatawan yang diduga terseret arus dan tenggelam di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, memasuki hari ketiga pada Selasa (2/9/2026).

Setelah dilakukan pencarian secara intensif melalui jalur laut, darat, dan udara, Tim SAR Gabungan akhirnya menerima informasi penemuan jasad yang diduga kuat merupakan korban. Jenazah ditemukan terdampar di Pantai Yeh Kuning, Jembrana, sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Marcin Dawid (44), laki-laki, warga negara Polandia. Sebelumnya, informasi awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyebutkan korban merupakan WNA Inggris. Namun, pada hari kedua pencarian, identitas korban terkonfirmasi sebagai warga negara Polandia berdasarkan kartu identitas yang ditemukan.

Peristiwa tersebut bermula ketika sepeda motor dan sejumlah barang milik korban ditemukan di sekitar Pantai Tembles. Berdasarkan informasi yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin (31/8/2026) pukul 05.55 Wita, korban diketahui tiba di Pantai Tembles sekitar pukul 18.00 Wita pada Minggu (30/8/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan operasi pencarian dengan melibatkan sejumlah unsur SAR.

Pada hari ketiga, sekitar pukul 07.00 Wita, tim melaksanakan briefing dan pembagian tugas untuk menentukan pola serta sektor pencarian. Sekitar pukul 07.40 Wita, pencarian dilakukan melalui jalur laut menggunakan satu unit rubber boat Basarnas yang diawaki empat personel.

Penyisiran dilakukan ke arah barat dari Pantai Tembles sesuai dengan rencana operasi SAR. Pencarian kemudian diperluas melalui jalur udara dengan menggunakan drone thermal.

Hingga pukul 10.00 Wita, pencarian melalui jalur laut dan udara belum membuahkan hasil. Tim kemudian melanjutkan pencarian pada sore hari dengan menyisir sepanjang garis pantai ke arah barat dari lokasi kejadian. Pencarian kembali didukung penggunaan drone thermal.

Sekitar pukul 17.20 Wita, Tim SAR Gabungan menerima informasi adanya penemuan jasad yang terdampar di Pantai Yeh Kuning, Jembrana. Lokasi penemuan berjarak sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari Pantai Tembles.

Jasad tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melihat sesosok tubuh dalam kondisi sudah kaku di pinggir pantai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Sempat dapat informasi dari rekan-rekan di Pantai Air Kuning, disampaikan bahwa penemuan mayat yang ada di pinggir Pantai Air Kuning,” ungkap Dewa Hendri Gunawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana.

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju RSU Negara menggunakan ambulans Bidokes Polres Jembrana untuk proses penanganan lebih lanjut.

Dalam operasi pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Samapta Polres Jembrana, Polsek Mendoyo, Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan, Babinsa Desa Penyaringan, TNI AL Pos Pengambengan, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Bali, Polair Polres Jembrana, PMI Kabupaten Jembrana, serta masyarakat setempat.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian terhadap Marcin Dawid dinyatakan berakhir dan seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing. (*)

0Komentar

Copyright © 2025 - INFODEWATANEWS.COM . All Rights Reserved. Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami