TpOoBSG9TfCoGSd9TpY5GfC8Ti==
Light Dark

Mengenal Kanjeng Ratu Kidul, Roh Suci Kosmis dalam Mitologi Jawa yang Kerap Disamakan dengan Nyi Roro Kidul

Redaksi InfoDewataNews |    ðŸ•’ Selasa, Februari 10, 2026
Gambar Utama

Ilustrasi simbolik Kanjeng Ratu Kidul sebagai penguasa spiritual Laut Selatan dalam kosmologi Jawa. Foto: Ilustrasi/AI – InfoDewataNews



INFODEWATANEWS.COM - Kanjeng Ratu Kidul merupakan salah satu tokoh spiritual paling kompleks dan sakral dalam mitologi Jawa. Sosok ini kerap disamakan dengan Nyi Roro Kidul atau Nyi Rara Kidul oleh masyarakat awam, padahal dalam banyak penafsiran tradisi kejawen, keduanya memiliki latar, peran, dan makna yang berbeda. Kanjeng Ratu Kidul dipahami bukan sekadar figur legenda, melainkan sebagai Roh Suci dengan kedudukan tinggi di alam semesta, yang memiliki peran kosmis dalam menjaga keseimbangan alam dan kehidupan manusia.

Dalam kepercayaan Jawa kuno, Kanjeng Ratu Kidul digambarkan sebagai entitas spiritual yang berasal dari tingkatan langit yang tinggi. Ia bukan manusia yang kemudian menjadi makhluk gaib, melainkan makhluk suci yang sejak awal diciptakan dengan tugas tertentu. Salah satu tugas utamanya adalah turun ke dunia dalam berbagai zaman dan tempat dengan menjelma sebagai tokoh-tokoh suci setempat. Penampakannya tidak bersifat permanen, melainkan muncul pada saat-saat tertentu untuk memberikan isyarat, peringatan, atau pertanda akan datangnya peristiwa besar yang memengaruhi tatanan kehidupan.

Dalam mitologi Jawa, Kanjeng Ratu Kidul disebut sebagai ciptaan dari Dewa Kaping Telu. Ia mengisi alam kehidupan sebagai Dewi Padi atau Dewi Sri, serta menjelma dalam berbagai wujud dewi alam lainnya. Dalam konteks ini, Kanjeng Ratu Kidul bukan hanya penguasa laut selatan, tetapi juga simbol kesuburan, kehidupan, dan keseimbangan antara manusia dengan alam. Perannya sebagai Dewi Sri memperkuat posisinya sebagai sumber kehidupan, karena padi merupakan unsur utama dalam budaya agraris masyarakat Jawa.

Berbeda dengan Kanjeng Ratu Kidul, sosok Nyi Rara Kidul memiliki latar cerita yang lebih bersifat duniawi. Dalam kisah-kisah rakyat, Nyi Rara Kidul digambarkan sebagai putri Kerajaan Sunda yang terusir akibat intrik ibu tirinya. Ia kemudian mengalami penderitaan hingga akhirnya berubah menjadi penguasa laut selatan. Cerita ini sering dianggap sebagai fase atau lapisan mitologis yang berbeda, yang kemudian bercampur dan menyatu dalam narasi besar tentang “Ratu Kidul”. Oleh karena itu, perbedaan antara Kanjeng Ratu Kidul dan Nyi Rara Kidul dapat dipahami sebagai perbedaan tahapan dan sudut pandang dalam mitologi Jawa yang berkembang secara turun-temurun.

Kepercayaan masyarakat Jawa menyebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul bersemayam di istana spiritual yang terletak di jantung Samudra Hindia. Ia memiliki kuasa atas ombak besar dan kekuatan laut selatan yang dikenal ganas dan penuh misteri. Namun, kekuatan ini tidak selalu dimaknai sebagai ancaman, melainkan sebagai simbol kekuasaan alam yang harus dihormati dan dijaga keseimbangannya oleh manusia.

Dalam tradisi keraton, Kanjeng Ratu Kidul memiliki hubungan spiritual yang sangat erat dengan para penguasa Mataram, Yogyakarta, dan Surakarta. Ia dipercaya sebagai pasangan spiritual para sultan, dimulai dari Panembahan Senapati hingga generasi berikutnya. Hubungan ini diwujudkan dalam konsep kosmologi Jawa yang terkenal dengan poros Merapi–Keraton–Laut Selatan. Konsep ini menggambarkan keseimbangan antara kekuatan alam (Merapi), kekuasaan manusia (Keraton), dan dunia spiritual (Laut Selatan).

Sejumlah pengamat sejarah berpendapat bahwa keyakinan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga berfungsi sebagai legitimasi kekuasaan dinasti Mataram. Dengan mengaitkan kekuasaan raja dengan kekuatan kosmis dan spiritual, posisi sultan dipandang bukan sekadar pemimpin politik, tetapi juga penjaga harmoni alam semesta. Meski demikian, di luar aspek politik, kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul tetap hidup sebagai bagian dari warisan budaya dan spiritual masyarakat Jawa dan Bali hingga kini.

Kanjeng Ratu Kidul, dengan segala lapisan makna dan simbolismenya, mencerminkan cara masyarakat Nusantara memahami hubungan antara manusia, alam, dan dunia spiritual—sebuah warisan kearifan lokal yang terus bertahan di tengah perubahan zaman. (Abr /IDN). 

🪶 Legenda Nusantara | Menyusuri kisah suci, mitologi, dan legenda penuh makna dari berbagai daerah di Nusantara. Ruang refleksi nilai budaya dan spiritual yang diwariskan turun-temurun.

0Komentar

Copyright © 2025 - INFODEWATANEWS.COM . All Rights Reserved. Develop by Komunitas Ngranjing.
Tentang Kami | Perjalanan Kami | Makna Logo | Privasi | Syarat dan Ketentuan | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Redaksi | Kontak Kami